Analisa Teknikal Pola Chart Head and Shoulder

Anda mungkin banyak membaca tulisan analis market ataupun user di forum yang menyebutkan pola head and shoulder dalam tulisannya. Yang pasti tentunya mereka tidak membicarakan merek shampoo 🙂

Bagi analis market, chart dapat memberikan banyak informasi yang dibutuhkan dalam waktu yang singkat. Dalam time frame daily, Anda dapat menentukan sebaik mana pair forex, gold, oil ataupun saham dalam jangka waktu tahunan. Berikut ini, MRG Trade akan mengulas metode analisa chart head and shoulder yang sering digunakan oleh analis market.


Pola Head and Shoulder

Pola head and shoulder merupakan salah satu pola yang paling popular di dalam metode ilmu analisa teknikal. Pola head and shoulder terdiri dari 4 bagian, head (kepala), dua shoulder (bahu), dan neckline (pangkal leher).

Head and shoulder adalah suatu pola reversal (pembalikan arah trend), saat pola tersebut terjadi, maka trend akan bergerak berlawanan dengan trend yang sebelumnya. Pola head and shoulder bisa berupa upward trend (naik) atau downward trend (turun).

Volume

Dalam chart head and shoulder, volume digunakan sebagai indikator kedua untuk menentukan konfirmasi pola head and shoulder. Volume dalam chart melambangkan aktivitas dan pergerakan arus uang. Ketika volume tinggi, maka di sana terdapat banyak aktivitas dan pertukaran uang.

MRG Trade mengamati pola head and shoulder, ketika harga bergerak menembus neckline (pangkal leher) dalam pembalikan arah trend yang berbalik turun dan apabila terdapat volume yang besar di sana, maka hal ini akan mengindikasikan terjadinya aksi jual secara besar-besaran.

Lebih jauhnya, shoulder sebelah kiri seharusnya menunjukkan volume yang tinggi searah mencapai titik puncak shoulder dan melemah ketika turun mencapai neckline di sebelah kiri. Ketika chart bergerak ke atas membentuk head, volume juga seharusnya lebih lemah dibandingkan volume pada shoulder sebelah kiri. Volume pada shoulder sebelah kanan juga seharusnya lebih rendah dibandingkan shoulder dan head sebelumnya.

Ketika harga bergerak turun dari shoulder kanan dan menembus neckline, volume yang terjadi seharusnya sangat tinggi. Hal ini menunjukkan warning bahwa terjadi market sell-off yang cukup kuat dan mengkonfirmasi pola head and shoulder. Jika volume yang terjadi tidak terlalu besar, maka besar kemungkinan harga akan bergerak lagi mendekati neckline.

Hubungan antara volume dan pergerakan harga yang dijelaskan berdasarkan kecenderungan yang sering terjadi, tentu saja hubungan tersebut tidaklah mutlak.

Bagi yang baru terjun di dunia trading atau masih dalam tahap belajar, pastinya Anda akan mendapati pola head and shoulder ketika membaca suatu daily analisis di suatu situs atau forum. Semoga dengan penjelasan ini, Anda menjadi lebih paham dan lebih yakin dalam mengambil keputusan trading baik buy ataupun sell.

Jangan lupa, anda juga bisa mendapatkan rebate hingga $2 per lot dengan mengikuti program partnership kami :
IB & Affiliate Partnership Program Futures Galleria

MRG Trade

Recent Posts

Forex Signal 17 Februari 2020

GBPJPY Buy Stop 143.316 Stop Loss 142.716 Take Profit 143.917 XAUUSD Buy Stop 1589.59 ...…

15 hours ago

Forex Signal 14 Februari 2020

AUDUSD Buy Stop 0.67849 Stop Loss 0.67495 Take Profit 0.68520 AUDJPY Buy Stop 74.549 ...…

4 days ago

Forex Signal 13 Februari 2020

USDCHF Buy Stop 0.98063 Stop Loss 0.97654 Take Profit 0.98516 EURJPY Sell Stop 119.348 ...…

4 days ago

Forex Signal 12 Februari 2020

AUDJPY Buy Stop 74.549 Stop Loss 73.888 Take Profit 75.600 CADJPY Buy Stop 83.184 ...…

6 days ago

Forex Signal 11 Februari 2020

XAUUSD Sell Limit 1586.58 Stop Loss 1597.15 Take Profit 1566.62 XAUUSD Sell Stop 1543.40 ...…

7 days ago

Forex Signal 10 Februari 2020

XAUUSD Sell Limit 1586.58 Stop Loss 1597.15 Take Profit 1566.62 EURUSD Sell Limit 1.09647 ...…

1 week ago