Trading Forex Menguntungkan dengan Carry Trade

Bisnis forex bukanlah judi. Ketika Anda hanya mengandalkan keberuntungan dan nasib saat terjun di bisnis forex, maka siap-siaplah untuk selalu merugi. Trader andal punya cara bermain forex di internet agar mereka terhindar dari rugi, yakni dengan menggunakan analisis dan strategi. Ada dua jenis analisis yang biasa digunakan oleh trader, yakni analisis fundamental dan analisis teknikal.

Di artikel ini, MRG Trade akan membahas analisis tipe yang pertama, yakni analisis fundamental. Di pasar saham, analisis fundamental mengukur nilai dari sebuah perusahaan dan menentukan dasar investasi merujuk dari perhitungan ini. Hal yang sama kurang lebih bisa diterapkan di pasar forex. Trader mengukur nilai mata uang sebuah negara berdasarkan kondisi ekonomi dari negara tersebut.

Dikarenakan ada banyak sekali strategi fundamental yang bisa digunakan pada saat trading, kita akan memfokuskan pada beberapa strategi saja yang bisa digunakan oleh Anda. Salah satu strategi trading fundamental yang bisa digunakan adalah carry trade.

Pengertian carry trade

Pada dasarnya strategi ini digunakan dengan cara menjual mata uang yang mana dari negara dengan suku bunga yang rendah, kemudian trader tersebut membeli mata uang dari negara dengan suku bunga yang lebih tinggi. Trader yang menggunakan strategi ini mengincar perbedaan suku bunga dari kedua negara yang mata uangnya ia beli/jual.

Strategi ini biasanya dipakai oleh trader yang memanfaatkan leverage yang tinggi. Karena dengan adanya sedikit perbedaan saja antara dua suku bunga tersebut, trader bisa meraup banyak keuntungan. Seiring dengan mengincar perbedaan suku bunga, trader juga sering melihat harga mata uang yang kenaikannya lebih cepat karena biasanya uang trader mengalir ke sana.

Contoh nyata dari carry trade ini terjadi di tahun 1999, ketika negara Jepang menurunkan suku bunganya hampir ke angka 0. Trader melihat kesempatan ini dan berduyun-duyun membeli Yen Jepang dalam jumlah yang besar. Yen yang sudah mereka beli tersebut kemudian ditukarkan menjadi Dolar Amerika dengan membeli obligasi yang mana pada saat itu nilai suku bunga di Amerika di angka 4.5 – 5%.

Karena suku bunga Jepang sangat rendah, membuat para investor hampir tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk membeli yen Jepang dan “menang banyak” ketika ditukarkan menjadi obligasi di pasar Amerika. Ditambah dengan leverage, Anda bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.

MRG Trade menggunakan contoh, leverage 1:10 akan memberikan keuntungan sebanyak 30%. Bila mendepositkan dana sebanyak 1.000 USD dan menggunakan leverage 1:10, Anda bisa mengontrol dana senilai 10.000 USD ketika bertransaksi di pasar forex. Bila Anda mengimplementasikan carry trade seperti yang terjadi di atas, Anda bisa mendapatkan keuntungan 3% per tahunnya. Di akhir tahun, Anda bisa mendapatkan keuntungan sebesar 300 USD. Namun strategi ini hanya bisa berjalan bila nilai suku bunga kedua negara tidak berubah atau terapresiasi.

Oleh karena itu trader yang menggunakan strategi ini tidak hanya mengacu pada perbedaan suku bunga, tetapi juga melihat apresiasi atau depresiasi mata uang kedua negara tersebut. Kunci dari carry trade ini adalah perbedaan suku bunga sekecil apapun bisa menghasilkan keuntungan besar bila Anda menggunakan leverage.

Kekurangan dari carry trade adalah ketika nilai suku bunga salah satu negara berubah. Melihat dari contoh di atas, bila harga Yen Jepang naik terhadap Dolar Amerika, maka keuntungan yang bisa didapatkan pun akan hilang. Penyebab dari naiknya nilai Yen Jepang tersebut adalah tingginya resiko membeli Dolar Amerika pada saat itu, dan trader pun lebih memilih membeli Yen Jepang yang resikonya lebih rendah.

Karena carry trade biasanya dilakukan dalam jangka panjang, maka strategi ini rentan akan perubahan dari waktu ke waktu. Seperti misalnya kenaikan atau penurunan suku bunga yang menyebabkan terjadinya apresiasi serta depresiasi mata uang yang membuat trader yang menggunakan carry trader menjadi buntung, bukannya untung.

Itu dia pembahasan salah satu cara bermain valas di internet, yakni dengan menggunakan analisis fundamental. Ada banyak sekali analisis fundamental yang dilakukan oleh trader, namun strategi carry trade ini adalah salah satu yang sudah memberikan bukti nyata bahwa strategi ini menguntungkan dan bisa digunakan oleh Anda.

Berikutnya, MRG Trade akan membahas mengenai indeks dollar Amerika dan pengaruhnya terhadap trading forex. Klik tombol di bawah ini untuk lanjut ke artikel tersebut:

Dampak Naik Turunnya Harga Komoditas Terhadap Trading Forex

MRG Trade

Recent Posts

Virus Corona Jebol Resistance Emas

Pada 25 Januari 2020, masyarakat tionghoa di seluruh dunia merayakan Tahun Baru Imlek ke-2571. Sayangnya,…

9 hours ago

Forex Signal 26 Februari 2020

XAUUSD Sell Stop 1624.29 Stop Loss 1629.68 Take Profit 1613.34 GBPJPY Sell Stop 142.609 ...…

3 days ago

Forex Signal 25 Februari 2020

XAUUSD Sell Stop 1640.63 Stop Loss 1646.02 Take Profit 1629.68 GBPJPY Sell Stop 142.609 ...…

4 days ago

Forex Signal 20 Februari 2020

EURUSD Buy Stop 1.08787 Stop Loss 1.08376 Take Profit 1.09744 NZDJPY Buy Limit 70.716 ...…

1 week ago

Virus Corona Bikin Minyak Siap Jadi Buruan

Harga minyak dunia berpeluang besar untuk naik di tahun 2020 ini. Dengan harga minyak saat…

1 week ago

Konflik AS-Iran Mengubah Cara Trading Minyak

Kita mudah memercayai bahwa konflik di Timur Tengah melulu soal minyak. Seperti saat Amerika Serikat…

1 week ago