Categories: Articles

Seberapa Besar Pasar Forex dan Apa Keuntungan dari Trading Forex?

Tak seperti pasar saham yang mempunyai bentuk fisik seperti Bursa Efek Jakarta (BEJ) di Indonesia atau New York Stock Exchange (NYSE) di Amerika Serikat, forex tidak memiliki pusat perdagangan maupun lokasi secara fisik.

Bursa ini berjalan secara elektronik di seluruh dunia. Transaksi yang terjadi berlangsung di antara jaringan bank, secara terus menerus dalam kurun waktu 24 jam, 5 hari seminggu. Hal ini membuat anda bisa bertransaksi kapan saja dan di mana saja, yang penting anda memiliki koneksi internet. Mantap bukan?!

Pasar forex adalah market paling besar dan paling populer di dunia dengan trader berasal dari berbagai kalangan, mulai dari trader individual hingga organisasi seperti bank atau perusahaan multinasional. Di market ini, dollar Amerika mendominasi jumlah perdagangan. Lebih dari 80% transaksi yang terjadi setiap harinya dan melibatkan pasangan mata uang yang terdapat dollar Amerika-nya.

Berdasarkan catatan MRG Trade, mata uang Euro menempati posisi kedua sebagai kurs yang terbanyak ditransaksikan. Sementara Yen dari Jepang dapat posisi ketiga. Inilah alasannya yang membuat banyak trader memfokuskan perhatiannya pada naik turunnya USD serta kondisi perekonomian Amerika Serikat.

Menurut International Monetary Fund (IMF), hampir semua investor, pelaku bisnis, hingga bank sentral di seluruh dunia menyimpan USD di dalam brankas mereka. Namun tak hanya itu saja. Masih ada banyak alasan lainnya yang membuat USD memiliki pengaruh yang begitu signifikan. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Perekonomian Amerika Serikat adalah yang paling besar di dunia.
  2. USD adalah mata uang cadangan dunia.
  3. Amerika Serikat memiliki pasar finansial terbesar dan paling likuid di dunia.
  4. Politik Amerika Serikat sangat stabil.
  5. Kekuatan militer Amerika Serikat adalah salah satu yang terbaik di dunia.
  6. USD berfungsi sebagai alat tukar menukar di kegiatan ekspor impor, seperti minyak.

Likuiditas Pasar Forex

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah sebagian besar trading didasarkan pada spekulasi. Maksud dari spekulasi ini adalah sebagian besar dari volume trading di forex datang dari trader yang menjual dan membeli kurs berdasarkan pergerakan harga harian.

Faktanya yang ditemukan MRG Trade, 90% volume trading didapatkan dari spekulasi ini. Hal ini membuat siapa saja mudah untuk melakukan penjualan atau pembelian secara mudah. Di mata trader, yang likuid adalah faktor yang penting karena likuiditas yang tinggi membuat harga sangat mudah untuk berubah dari waktu ke waktu.

Pasar yang demikian likuid ini, trading dalam jumlah yang besar sekalipun tidak akan mampu untuk menggerakkan harga secara signifikan. Meskipun begitu, volume trading tidak selalu sama dan cenderung berubah tergantung dari pasangan kurs yang digunakan serta jam trading itu sendiri.

Di pembahasan berikutnya, MRG Trade akan bahas mengenai empat cara untuk melakukan trading forex. Klik tombol di bawah untuk melanjutkan tutorial ini:

Berbagai Cara Untuk Trading Forex

MRG Trade

Recent Posts

Virus Corona Jebol Resistance Emas

Pada 25 Januari 2020, masyarakat tionghoa di seluruh dunia merayakan Tahun Baru Imlek ke-2571. Sayangnya,…

8 hours ago

Forex Signal 26 Februari 2020

XAUUSD Sell Stop 1624.29 Stop Loss 1629.68 Take Profit 1613.34 GBPJPY Sell Stop 142.609 ...…

3 days ago

Forex Signal 25 Februari 2020

XAUUSD Sell Stop 1640.63 Stop Loss 1646.02 Take Profit 1629.68 GBPJPY Sell Stop 142.609 ...…

4 days ago

Forex Signal 20 Februari 2020

EURUSD Buy Stop 1.08787 Stop Loss 1.08376 Take Profit 1.09744 NZDJPY Buy Limit 70.716 ...…

1 week ago

Virus Corona Bikin Minyak Siap Jadi Buruan

Harga minyak dunia berpeluang besar untuk naik di tahun 2020 ini. Dengan harga minyak saat…

1 week ago

Konflik AS-Iran Mengubah Cara Trading Minyak

Kita mudah memercayai bahwa konflik di Timur Tengah melulu soal minyak. Seperti saat Amerika Serikat…

1 week ago